CO.CC:Free Domain

Jumat, Oktober 17, 2008

Teknologi Wireless

Teknologi Wireless atau nirkabel (teknologi yang memungkinkan terciptanya komunikasi antar perangkat keras tanpa melalui kabel) sangat banyak ditemukan dimana-mana. COntoh teknolagi dan implementasi teknologi wireless adalah: Wireless PAN (personal Area Network) : bluetooth, infrared. Teknolagi ini hanya memungkinkan jarak tempuh yang sangat pendek (?10m). Wireless LAN (Local Area NEtwork) : Standar Wi-Fi, Standar 802.11 a, 802.11b, 802.11g. Teknologi ini memiliki kemampuan jarak tempuh yang lebih jauh (50m - 100m, tergantung lokasi, sinyal dan hardware)

· Wireless MAN (Metropolitan Area Network) : Wi-Max. Di Indonesia, teknologi ini

masih merupakan rencana kedepan untuk solusi jarak yang lebih jauh daripada

teknologi wireless LAN.

· Wireless WAN (Wide Arena Network) : 3G, GSM, CDMA. Ini merupakan teknologi yang jarak tempuhnya paling jauh dan paling banyak digunakan karena

teknologi ini diimplementasikan ke ponsel, PDA, Smart Phone.

Penulis ingin membahas tentang alat penguat sinyal sederhana yang cukup terkenal di Indonesia (yang juga diprakarsai oleh orang Indonesia, bapak Gunadi), yaitu antenna wajanbolik dan antena kaleng. Alat sederhana ini menjadi sangat terkenal karena menghabiskan biaya yang minim dan kemampuannya yang tidak kalah dibandingkan dengan antena pabrikan yang lebih mahal.

Antena Wajanbolic / Antena kaleng.

Solusi murah untuk melebarkan daerah jangkauan wireless atau wireless driving tool??

Tahun 2007 yang lalu, rekan-rekan Yogyafree di wilayah Jakarta, Semarang dan Pontianak membuat antena menguat sinyal. Antena ini di sebut Antena Wajanbolic ataupun antena kaleng yang dibuat untuk menangkap sinyak frekuansi 2,4 KHz. Wajanbolik atau antena kaleng pada dasarnya hampir sama, baik dari bahan, cara merakit maupun perhitungan titik fokus (untuk informasi selengkapnya bisa didapatkan di : http://gun001.multiply.com).

Cara kerja dari antena adalah memfokuskan dan menangkap sinyal yang tidak mampu diterima oleh perangkat standar seperti wi-fi card maupun teknologi wireless yang terdapat di dalam notebook. Dengan memanfaatkan antena ini, sinyal yang jaraknya terlalu jauh dapat difokuskan ke titik maksimal. Menurut informasi yang didapatkan oleh penulis melalui buku dan beberapa website, jarak sinyal yang mampu ditangkap oleh antena ini adalah ? 3 kilometer (Dengan catatan antara penghasil dan penerima sinyal tidak terhalang bangunan atau pohon. gila…).

Wireless Driving / Wardriving (kegiatan mencari sinyal) tentu sah sah saja sejauh anda tidak mengaksesnya secara paksa. Tetapi dengan berkembangnya cara membuat antena ini, dipastikan akan banyak orang iseng yang mencoba mencari sinyal yang tidak terproteksi dan memanfaatkannya tanpa sepengetahuan pemilik. Antena ini diciptakan tentu bukan untuk kegiatan ilegal seperti menumpang koneksi internet dari server wireless milik pribadi. Tujuan utama dari pembuatan antena ini adalah agar kita dapat membuat jaringan internet yang murah bagi rakyat seperti RT/RW net.

4.Penutup

Setelah membaca tulisan diatas, Setujukah anda jika penulis berpendapat “Kita adalah sebuah bangsa yang besar dimana terdapat sejumlah besar kaum intelek yang dikenal maupun tidak, kita bisa berkarya dan kita memang dilahirkan untuk berkarya. Kita memang bukan yang terbaik tetapi kita tidak juga tertinggal”.

Sekarang adalah saatnya untuk memikirkan dan membuat karya anda. Selamat berusaha. (poni , ferdianelli@yahoo.com)

Selengkapnya...

Kamis, Oktober 16, 2008

Instalasi APACHE, PHP dan MySQL

Instalasi APACHE, PHP dan MySQL pada system WinXP Ver 1.1 By n0n4m3 Apa itu APACHE ? APACHE adalah salah satu program web server yang melayani permintaan http (http request) oleh web browser. Contohnya kalau anda berkunjung ke http://www.gogle.com maka akan di reply oleh program web server. Apa itu MySQL? MySQL adalah salah satu program database seperti halnya dBase, Foxpro, Microsoft ACCESS, dll. Apa itu PHP? PHP adalah salah satu bahasa pemrograman script untuk web. Dengan PHP kita dapat menampilkan dan mengolah database MySQL melalui web browser yang dilayani oleh APACHE. Dari keterangan diatas ketiga program tersebut saling terkait dan saling mendukung. Dengan instalasi dan konfigurasi yang tepat maka ketiga program diatas akan dapat berjalan terpadu satu sama lain. Tulisan ini menitik beratkan pembahasan langkah-langkah instalasi ketiga program tersebut. Semua langkah instalasi di bawah ini harus dilaksanakan pada account administrator. Download Program Siapkan ketiga program diatas terlebih dahulu. Anda bisa mendapatkan program tersebut secara gratis di internet karena program tersebut program open source. Alamat – alamat ketiga program : APACHE http://www.apache.org PHP http://www.php.net MySQL http://www.mysql.com Download-lah program untuk versi windows yang terbaru (versi stable-nya). Disini penulis menggunakan : apache_2.0.55-win32-x86-no_ssl.exe php-5.1.2-Win32.zip mysql-essential-5.0.20a-Win32.msi Instalasi MySQL • Jalankan program mysql-essential-5.0.20a-Win32.msi untuk mulia instalasi. • Klik tombol “Next” pada Welcome screen. • Pilih “Typical” pada Setup Type screen dan klik tombol “Next” Pilihan “Typical” akan menginstall program MySQL Server dan Client Programs. Pilihan “Complete” akan menginstall seperti pilihan “Typical” ditambah dengan file-file C Include dan file-file Lib. File – file ini diperlukan jika Anda akan menggunakan MySQL bersama dengan pemrograman bahasa C. Pilihan “Custom” akan menginstall program sesuai pilihan Anda saja. • Klik tombol “Install” pada Ready to Install screen. • Setelah proses instalasi selesai akan muncul MySQL.com Sign-Up screen. Pilih saja “Skip Sign-Up” jika Anda tidak ingin membuat account atau login di website MySQL.com dan klik tombol “Next”. • Pada screen “Wizard Completed” pilih “Configure the MySQLServer now” dan klik tombol “Finish”. • Akan muncul screen “Welcome to the MySQL Server Instance Configuration Wizard” dan klik tombol “Next”. • Pilih “Standard Configuration” dan klik tombol “Next” pada screen “Please select a configuration type”. • Pada screen “Please set Windows option” aktifkan “Install As Windows Service”, pilih “Service Name” sesuai versi MySQL ini yaitu MySQL5, aktiftkan “Launch the MySQL Server automatically” dan “Include Bin Directory in Windows PATH”. • Aktifkan “Modify Security Settings” dan masukan password baru di bagian input “New root password” dan input “Confirm”. Aktifkan “Enable root acess from remote machine” jika Anda berada pada jaringan komputer dan akan meng-akses MySQL ini lewat komputer lain. Klik tombol “Next”. • Klik tombol “Execute” untuk memulai konfigurasi dan menyalakan server MySQl. • Setelah konfigurasi berhasil dan MySQL server berjalan klik tombol “Finish”. Untuk memastikan server MySQL telah berjalan tekan tombol CTRL-ALT-DEL. Cari “mysqld-nt.exe” pada tab Processes. Jika ada berarti MySQL telah berhasil di instalasi dan telah berjalan pada komputer Anda. Instalasi PHP • Un-zip file instalasi PHP yang telah Anda dapat diatas. Disini penulis unzip ke direktori c:\php. Anda bisa saja unzip ke direktori lain. • Cari file php5ts.dll dalam direktori c:\php hasil unzip langkah sebelumnya dan copy-kan ke direktori System 32 dalam folder WINDOWS (c::\Windows\System32). • Cari file php.ini-dist dalam direktori c:\php hasil unzip langkah sebelumnya dan copy-kan ke direktori Windows (C:\Windows) dan rename file ini menjadi php.ini • Edit file php.ini dengan program notepad atau wordpad. Cari bagian “extension_dir = "./" ” (untuk mempermudah pakai fasilitas find dari menu edit) dan ubah menjadi : extension_dir = "c:\php\ext\" • Kemudian cari bagian “;session.save_path = "/tmp" “ dan ganti menjadi: session.save_path = C:\WINDOWS\TEMP Perhatikan tanda “ ; ” pada awal session.save_path harus dihilangkan. Tanda “ ; “ berati remark (catatan) dan bukan sebagai perintah. • Cari pada bagian extension “ ;extension=php_mysql.dll “ dan hapus tanda “ ; “ pada bagian awal . Bagian extension ini berisi programprogram yang akan dijalankan bersama PHP dalam hal ini adalah MySQL. • Save file dan exit program notepad Instalasi APACHE • Jalankan file apache_2.0.55-win32-x86-no_ssl.exe untuk instalasi program APACHE • Klik tombol “Next” pada “Welcome Installation Wizard” screen • Pilih “I accept the term …” dan klik tombol “Next” pada screen “License Agreement” • Klik tombol “Next” pada screen “Read This First” • Masukan nama “Network Domain”, “Server Name” dan “Administrator’s Email …” serta pilih “for All Users ….” “Network Domain” diisi nama domain Anda contohnya nama-domainku.com “Server Name” diisi nama server Anda contohnya www.nama-domainku.com • Klik tombol “Next” • Pilih “Typical” dan klik tombol “Next” pada screen “Setup Type” • Klik tombol “Next” pada screen “Destination Folder” untuk instalasi pada folder C:\Program Files\Apache Group\ • Klik tombol “Install” pada screen “Ready to Install …” untuk memulai proses instalasi • Klik tombol “Finish” pada screen “Installation Wizard Completed” setelah proses instalasi selesai Setelah instalasi APACHE ini selesai kita akan mengatur beberapa konfigurasi pada file httpd.conf agar web server kita (yaitu program APACHE) dapat bekerja sama dengan program PHP. Berikut langkah-langkahnya : • Pada Windows, tekan tombol “START” pilih “All Programs”, “Apache HTTP Server 2.0.55”, “Configure Apache Server” dan “Edit the Apache httpd.conf ….” Akan muncul program notepad dengan isi file httpd.conf yang akan kita edit • Tambahkan 3 baris perintah di bawah ini pada akhir file LoadModule php5_module c:/php/php5apache2.dll AddType application/x-httpd-php .php .php3 .phtml AddType application/x-httpd-php-source .phps • Cari bagian “DirectoryIndex index.html index.html.var” dan ubah menjadi: DirectoryIndex index.html index.html.var index.php index.php3 index.phtml • Simpan (“Save”) file ini dan exit Setelah instalasi APACHE pada system tray (lihat bagian pojok kanan bawah) akan tampak ikon “Apache Service”. Klik dua kali ikon ini akan tampak windows “Apache Service Monitor”. Tekan tombol “Restart” untuk restarting apache server dengan konfigurasi baru yang telah kita lakukan diatas. Jika konfigurasi diatas benar maka lambang Apache2 (seperti gambar matahari) akan berwarna hijau dan merah jika konfigurasi file httpd.conf ada yang salah. Pada sudut kiri bawah windows “Apache Service Monitor” akan tampak tulisan Apache/2.0.55 (Win32) PHP/5.1.2 Ini menunjukan bahwa program apache telah mengenali adanya program php. Menguji hasil instalasi Setelah proses instalasi ketiga program diatas selesai kita kan menguji hasil instalasinya apakah semua sudah dapat berjalan dengan semestinya (dapat saling terkait). Menguji Apahe & PHP Ketik perintah di bawah ini dengan notepad : Simpan dengan nama file test.php pada direktori c:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs. (Anda dapat menuliskan program lain selain yang penulis contohkan diatas jika Anda telah tahu PHP sebelumnya) Bukalah program web browser (Internet Explorer, Fire Fox, Opera, dll) Anda dan ketikan localhost pada input “Address” dan tekan “ENTER”. Browser akan menampilkan pesan dari program web server (Apache) yang telah Anda install dan tulisan “Powered by APACHE” pada bagian bawah. Jika pesan tersebut muncul maka web server Anda telah berjalan. Sekarang pada “Address” ketiklah localhost/test.php dan tekan “ENTER” maka browser akan menampilkan pesan tanggal. Jika pesan ini muncul maka Apache & PHP Anda telah berjalan dengan baik. Menguji MySQL bersama Apache & PHP Anda. Pengujian My SQL dapat Anda lakukan melalui command prompt. Pada command prompt masukan perintah : mysqladmin –u root –p status Anda akan ditanyai password root, masukan password root pada waktu instalasi MySQL diatas. Jika password benar maka akan ditampilkan keterangan lengkap tentang server MySQL (uptime, threads, queries, dll). Informasi ini menyatakan bahwa server MySQL Anda telah bekerja. Menurut pengalaman penulis jika sampai langkah terakhir ini semua berhasil maka system Apache, PHP & MySQL dapat berjalan dengan baik. Dan Anda sudah dapat akses MySQL dengan PHP & Browser Anda. Demikian proses instalasi MySQL, PHP & APACHE. Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran Anda. Semoga tulisan kecil ini dapat membantu Anda. By n0n4m3 (n0n4m3@telkom.net) <span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_755">Hari</span> <span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_756">Ini</span> <span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_757">Tanggal</span> : Selengkapnya...

 

© Template Sapoy.Blogspot.com